Hot Trik And Tips

Sunday, November 29, 2009

sumber aslinya http://id-top.blogspot.com/2007/12/1...malingsia.html

Spoiler for kegoblokan malingsia:

Setelah diteliti lebih jauh ternyata forumers malingsia tidak pernah berfikir panjang apa yang akan mereka tulis, seperti:

1. Mereka mengatakan bahwa Indonesia tidak kreatif dan mengambil budaya malaysia,nyatanya..semua budaya dan lagu Indonesia telah nyata2 diclaim malingsia (batik: mereka bilang batik malaysia padahal batik hanya ada satu yaitu dari Indonesia dan kualitasnya jauh lebih baik; Reog: mereka hanya mengubah nama saja menjadi barongan padahal semua itu sama saja dengan reog; dan lain2..). Tidakkah itu tindakan yang GOBLOK!

2. Mereka mengatakan lagu Indonesia jelek..malingsia GOBLOK..mereka tidak dapat menerima kenyataan bahwa di malingsia mayoritas yang disukai adalah lagu2 Indonesia. Peringkat pertama Top hits di salah satu stasiun radio malingsia adalah PETERPAN. Malahan lagu daerah di Indonesia di claim malingsia (Rasa Sayange).

3. Malingsia GOBLOK telah mengatakan bendera dan lambang garuda Indonesia menjiplak dari Polandia,Monaco, sedangkan mereka tidak tahu sejarah bendera Indonesia, dan mereka tidak tahu bahwa di dunia ini banyak negara yang memiliki lambang garuda. Sedangkan bendera malingsia persis sama dengan Amerika hanya beda di bulan dan mataharinya saja. Tidakkah malingsia tahu itu,tidak karena mereka GOBLOK!!!

4. Mereka mengatakan bahwa orang Indonesia bodoh2 hampir disetiap forum di malingsia, saya kerap melihat kata2 dr forumer yg berbunyi: indon bodoh blalala... padahal malingsia paling GOBLOK. nama mereka tidak pernah terdengar di peringkat pertama di olimpiade sains international. sedamgkan indonesia, hampir setiap tahun putra-putri indonesia menang dalam olimpiade internasional bahkan sering mendapat medali emas. Dan tidakkah mereka tahu bahwa dokter2 Indonesia selalu menjadi guru besar dan mengajari dokter2 malingsia disana (saya tahu ini karena saya mahasiswa fakultas kedokteran!). Jikalau kaum terpelajar kita diadu dengan kaum terpelajar mereka, sudah dapat dipastikan kita jauh lebih unggul!

5. Salah satu dari forum yang ditulis malingsia bahwa mereka bangga dijajah British, GOBLOK banget kan?! Dan kemerdekaan mereka hanyalah pemberian semata dan bukan merupakan hasil perjuangan. benar2 goblok.

6. Mereka mengatakan kita (Indonesia) pencuri..padahal dalam kenyataanya bahwa merekalah (malingsia) yang pencuri (Ambalat, illegal-logging, dll). Dasar emang malingsia GOBLOK.

7. Forumers malingsia mengatakan bahasa Indonesia banyak tercampur dengan bahasa inggris, memang tapi hanya pada istilah2 penting saja. Sedangkan bahasa malingsia lebih banyak mengadaptasi dari bahasa inggris dalam bahasa sehari2 mereka. Dan bahasa Indonesia menjadi kurikulum bahasa asing di Australia. Dasar malingsia GOBLOK ga bisa buat bahasa sendiri!

8. Malingsia tidak tahu bahwa di negara mereka banyak tenaga pengajar yang dari Indonesia sedangkan tenaga pengajar malingsia tidak laku di Indonesia. karena mereka (malingsia) GOBLOK, buktikan saja!

9. Malingsia GOBLOK mengatakan bahwa negara Indonesia tidaklah maju, karena mereka tidak memandang dari aspek geografis negara Indonesia yang berupa kepulauan sehingga sulit dalam pembangunan dan sumber daya alam kita yang terus menerus dimalingi malingsia. Malingsia tidak tahu Indonesia mendapatkan peringkat 3-5 besar jumlah penduduk terkaya di dunia!

10. Malingsia bangga dengan kekuatan militer mereka karena mereka GOBLOK tidaktahu apa2. Indonesia masuk 13 besar forces terkuat didunia sedangkan malingsia masih dibawah 60!Dan kita (Indonesia) selalu menjadi forces inti dari pasukan PBB International.

++ sesungguhnya masih banyak lagi kelebihan Indonesia dari Malingsia hanya saja malingsia GOBLOK itu akan selalu membantah dan tidak mau menerima kenyataan saat ini,dan mereka tidak pernah mau belajar dari apa yang telah mereka alami saat ini. Jadi percuma saja kita mengatakan semua ini pada malingsia GOBLOK, seperti kita mengajari Fisika Quantum pada anak kecil!!!

nb: kutipan di atas bersumber dari forumer2 Indonesia dan dari sumber2 di luar (buku, internet, dll)

Spoiler for yang selalu dibanggkan malingsia:

Petronas Tower
Contractor: Korea
Management: Australia

Badmintonall
all players are Malaysian Chinese and Indians
Coach: Indonesian

Angkasawan aka Astro-tourist-naut
Spaceflight: Rusian Soyuz

SMART Tunnel
Engineering design, construction, and management: Mott MacDonald (UK)

Shukoi : Russia
Submarine: France
A soldier who passed out in Lebanon: Malaysian bumiputera..

Proton
Engines: Japan and France
Body: Malaysia (sub contracted to India)

Toll road
Contractors: China, Korea, Indonesia, all countries except Malaysia
Taxi drivers: Malaysians

Genting Hihland
Contractor: UK
Owner: Malaysian Chinese
Gamblers: Sporean, Hk, India, Indonesian, Malaysian Chinese and Indians
Office boys and servants: Malaysian Bumiputera

Pictures of Bigfoot in Johor
pictures are fake, manipulated from a French
archaeological book

Professionals: doctors, lawyers, engineers, accountants, etc: Malaysian Chinese, Indians, and Expats
Matrempit: Malaysian Bumiputera

Holywood artist: M Yeoh (Malaysian Chinese) Pelawak: Malaysian Bumiputera
Malingsia Miskin Sekali Kreatifitasmu

oke sangat bisa dilihat kalau orang2 malingsia asli tidak pnya peranan mendasar dalam berkembangnya malingsia. tapi justru mereka yg GOBLOK itu yg bnyk berkoar2 , padahal kemampuan aja tidak punya. benar2 tong kosong nyaring bunyinya.

kemudian ternyata beneran banget kalo musisi-musisi Malingsia ini kwalitasnya rendah. Seenaknya saja menjiplak lagu-lagu Indonesia. salah satu contohnya pembajakan lagu Afgan, dan saya rasa masih banyak lagi.


Friday, October 23, 2009

Demam "Facebook" merangsek ke semua sisi kehidupan. Seorang anggota dewan melihat situs jejaring sosial facebook tersebut saat Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa(28/4). Rapat mengagendakan pengambilan keputusan atas Perppu Nomor 1 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang pemilu.



Gimane pendapat agan-agan..?
saujiro is offline

Sunday, June 14, 2009

bagaimana menurut anda semua ?

The Good News.
Quote:
ahasa Indonesia Jadi Bahasa Kedua di Ho Chi Minh City

Jumat, 12 Juni 2009 | 23:52 WIB

JAKARTA, kompas..com--Pemerintah Daerah Ho Chi Minh City, Vietnam, mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua secara resmi pada bulan Desember 2007, kata seorang diplomat Indonesia.

"Bahasa Indonesia sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan," kata Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City untuk periode 2007-2008, Irdamis Ahmad di Jakarta pada Jumat.

Guna mengembangkan dan memperlancar studi Bahasa Indonesia, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia di kota itu membantu berbagai sarana yang diperlukan beberapa universitas, kata Irdamis.

Sarana yang dibantu antara lain peralatan komputer, alat peraga, bantuan dosen dan bantuan keuangan bagi setiap kegiatan yang berkaitan dengan upaya promosi Bahasa Indonesia di wilayah kerja universitas masing-masing.

Perguruan tinggi itu juga mengadakan lomba pidato dalam Bahasa Indonesia, lomba esei tentang Indonesia dan pameran kebudayaan. Universitas Hong Bang, Universitas Nasional HCMC dan Universitas Sosial dan Humaniora membuka studi Bahasa Indonesia.

"Jumlah mahasiswa yang terdaftar sampai Nopember 2008 sebanyak 63 orang dan menurut universitas-universitas itu, minat untuk mempelajari Bahasa Indonesia cenderung meningkat," kata Irdamis.

Ia berpendapat sebagian pemuda Vietnam melihat adanya keperluan untuk mempelajari Bahasa Indonesia, mengingat kemungkinan meningkatnya hubungan bilateral kedua negara yang berpenduduk terbesar di ASEAN di masa depan.

the bad News
Quote:
Wuih... Malaysia Juga Rendahkan Pendidikan Kita

Jumat, 12 Juni 2009 | 22:09 WIB

JAKARTA, kompas..com- Para rektor perguruan tinggi negeri (PTN) sepakat tidak menerima mahasiswa baru asal Malaysia pada Seleksi Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) tahun ajaran 2009 karena menilai sikap lembaga pendidikan tinggi di Malaysia merendahkan mahasiswa Indonesia.

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Herry Suhardiyanto MSc mengatakan, kesepakatan tersebut hanya untuk calon mahasiswa asal Malaysia yang akan mengikuti SMPTN saja, sedangkan melalui jalur lainnya tetap terbuka.

"Penolakan PTN di Indonesia karena kami saat ini belum siap menerimanya dan para rektor tengah mengkaji kembali," kata Herry Suhardiyanto, Jumat (12/6) malam.

Menurut dia, penolakan terhadap calon mahasiswa asal Malaysia tersebut tidak selamanya, tapi akan dievaluasi lagi untuk tahun ajaran berikutnya. Ketidaksiapan PTN di Indonesia, kata dia, antara lain karena sikap dari lembaga pendidikan tinggi di Malaysia yang dinilai merendahkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya Fakultas Kedokteran.

Mahasiswa kedokteran Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan di Malaysia harus diseleksi atau tes lebih dulu melalui sebuah lembaga pendidikan. "Jika seleksi atau tes dari lembaga tersebut menyatakan mahasiswa kedokteran Indonesia tidak layak, maka tidak bisa melanjutkan pendidikan di Malaysia," katanya.

Menurut dia, karena itu para rektor PTN sepakat tidak menerima calon mahasiswa baru asal Malaysia melalui SMPTN tahun ajaran 2009, sedangkan melalui jalur lainnya tetap terbuka.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Dirjen Dikti Depdiknas) Fadli Jalal ketika dikonfirmasi hal ini mengatakan belum tahu karena belum menerima laporan. "Saya belum bisa memberikan pernyataan, tapi akan mengecek kabar ini ke forum rektor apakah benar argumen tersebut," katanya.

Kalau pun ada ketersinggungan dari para rektor PTN, kata dia, akan saya cek apa penyebabnya dan bagaimana persoalan sebenarnya. Informasi yang diterima, sebanyak 56 rektor PTN sepakat tidak menerima mahasiswa baru asal Malaysia pada tahun ajaran 2009.
Sumber
kompas..com

Headline News / Polkam / Jum'at, 12 Juni 2009 16:15 WIB


Metrotvnews.com, Ambalat: Tiga kapal perang Indonesia masih berpatroli diperbatasan Indonesia-Malaysia di Blok Ambalat, Kalimantan Timur. Di sela-sela patroli, pasukan TNI ALI sempat mengganti bendera Merah Putih yang sudah usang.


Penggantian kain bendera dilakukan oleh gabungan pasukan TNI Angkatan Laut dari Sungai Pancang, Seinyamuk, dan Sei Taiwan menuju Karang Unarang, Blok Ambalat.


Menurut keterangan, kain bendera Merah Putih rusak karena faktor alam. Penggantian kain bendera sendiri secara rutin dilakukan setiap tiga atau empat bulan sekali. Bendera Merah Putih terpasang di sebuah menara di tengah laut di Karang Unarang di Blok Ambalat.


Keberadaan bendera Merah Putih ini sangat penting sebagai penanda wilayah Perairan Indonesia. Sebelum pembangunan Menara Karang Unarang tahun 2005, pasukan Diraja Malaysia sering memasuki wilayah Indonesia di Blok Ambalat.(FHD)

Sumber: http://www.metrotvnews.com/

Saturday, June 13, 2009

KUALA LUMPUR, kompas..com — Departemen pendidikan membeli tanah seluas tiga hektar di Kota Kinabalu, Sabah, untuk didirikan sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) guna memberikan pendidikan formal anak-anak TKI.

"Kami dalam proses pembayaran tanah seluas tiga hektar di Kota Kinabalu diharapkan akhir tahun ini, pembangunan SIKK sudah bisa dimulai. Pembelian dan pembangunan SIKK menggunakan APBN," kata Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur Imran Hanafi, Sabtu (13/6).

Dalam seminar Kebijakan Pendidikan Kesetaraan, Imran mengatakan, ada sekitar 24.000 anak TKI di Sabah yang tidak bisa menerima akses pendidikan. Padahal, pendidikan bagi anak-anak merupakan hak universal dan kewajiban pemerintah menyediakan sekolah murah.

Pemerintah Indonesia sudah mengoperasikan sebuah sekolah dasar di Kota Kinabalu, akhir tahun 2008. Ada 325 anak yang bisa ikut pendidikan di SIKK, dari sekitar 24.000 anak TKI yang tidak bisa mengecap pendidikan. Sekolah saat ini masih menyewa ruko, tetapi kini sudah ada lahan yang siap dibangun untuk SIKK.

Atase pendidikan itu mengatakan, dengan adanya Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) dan SIKK, anak-anak para TKI, WNI, atau ekspatriat dapat mengecap sistem pendidikan formal dan informal di Malaysia.

"SIK sudah menawakan program pendidikan kesetaraan. SIKK dalam masa mendatang juga akan membuka program kesetaraan pendidikan sehingga semakin banyak anak-anak TKI yang punya akses pendidikan Indonesia," katanya.

Ia juga menceritakan, banyak negara yang mewajibkan anak-anak masuk sekolah tanpa diskriminasi warga negaranya, warga asing, atau warga asing tanpa punya dokumen. "Seperti di Amerika, disiapkan pendidikan bagi anak-anak. Orangtua bisa disalahkan jika anaknya tidak sekolah walaupun usianya sudah masuk usia sekolah," katanya.

Namun, di Malaysia, masih memperkarakan anak-anak TKI yang tidak jelas statusnya, padahal mereka ikut orangtuanya. Beda dengan di Amerika yang orangtuanya ditanyakan, mengapa tidak antar anaknya ke sekolah. Di Malaysia lebih penting ada dokumen atau tidak, jika tidak jelas, tidak akan dapat akses pendidikan.

Search This Blog