Baru saja sy menonton berita di TV One bahwa terjadi lagi provokasi oleh Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) di perairan Blok Ambalat. penyiar TV tersebut menyampaikan bahwa kejadian ini adalah provokasi yang paling parah sejak beberapa tahun belakangan ini dimana Kapal penyerang cepat milik TLDM menyusup jauh ke wilayah perairan Indonesia.
Hal ini menggelitik sy, dan menimbulkan pertanyaan, apakah gerangan muslihat yg di Pakai oleh Malaysia ini. dan akhirnya sy sampai pada kesimpulan sebagai berikut.
1. Ekonomi :
Krisis global yg sekarang mendera berbagai kawasan di duunia ini berimbas sangat besar pada perekonomian Malaysia dimana negara tersebut sangat bergantung pada penerimaan/devisa dari Ekspor, dan Negara-negara yg menjadi tujuan ekspor dari Malaysia yg kebanyakan adalah negara maju otomatis mengurangi konsumsi mereka terhadap impor barang dan ini sangat memukul telak perekonomian Malaysia, dimana hal serupa tidak terjadi pada Indonesia yg sistem korporasi nya tidak bergantung pada ekspor melainkan untuk konsyumsi dalam negeri. Malaysia sendiri pada kuartal pertama tahun 2009 dan kuartal berikut nya terancam pertumbuhan ekonomi yg MINUS. terburuk sejak negara itu "merdeka" pada tahun 1957.
Pada akhirnya situasi ini memaksa Malaysia mencari sumber daya yg dapat menopang perekonomian mereka yang morat-marit. dan sasaran mereka adalah Minyak mentah dan gas yg disinyalir tersedia dalam jumlah besar di blok Ambalat. mereka memulai patroli kapal perang & pesawat pengintai mereka di wilayah tersebut dangan asumsi akan merubah opini internasional bahwa blok ambalat adalah wilayah mereka atau wilayah sengketa. padahal blok ambalat adalah jelas-jelas wilayah dari NKRI berdasarkan garis lurus yg ditarik dari perbatasan masing-masing negara.
2. Militer :
Melihat kejadian yg menimpa TNI AU belakangan ini dimana 3 pesawat yg berada dibawah operasional TNI AU rontok dalam waktu kurang dari 2 bulan orang awam pun tahu bahwa ada yg tidak beres di tubuh Angkatan perang kita. Ya benar, semua elemen Angkatan Bersenjata kita tidak dalam kondisi siap untuk berperang. Malaysia melihat ini sebagai peluang untuk melihat kesiapan Indonesia jika memang harus berperang dengan mereka. Jujur saja, dari segi manapun kecuali jumlah personel nya TNI tertinggal jauh dari Tentara diraja Malaysia, baik dari segi kesiapan Alutsista maupun respon terhadap ancaman.
Sebagai perbandingan di sisi Angkatan Udara. pihak Malaysia memeliki satu skuadron F-18 dan satu skuadron MiG-29 serta dua skuadron Sukhoi 27/30 dimana semua pesawat dalam kondisi full armed.. bandingkan saja dengan satu skuadron F-16 TNI AU yg semakin sedikit jumlah pesawat dan kondisi nya setelah embargo AS dan stu skuadron Sukhoi 27/30 yg masih belum lengkap persenjataan nya. dlam kondisi perang keadaan ini bisa sangat buruk mengingat gampang saja Malaysia membombardir kota-kota di pesisir Sumatera tanpa kita bisa membalas nya walau di Pekanbaru terdapat satu skuadron Hwak 100/200 yg disiagkan. tapi percayalah bahwa pesawat yang dimiliki TNI AU tersebut bukanlah tandingan F-18 atau Sukhoi 27/30 bahkan MiG-29.
Dan satu hal lagi. sebagai anggota dari persemakmuran Malaysia mendapat privelese dari Kerajaan Inggris ketika mereka di serang atau dalam keadaan perang. hal ini bukanlah hal yang menyenangkan buat Jakarta dimana Indonesia tidak memiliki perjanjian semacam ini dengan negara lain seperti AS atau Rusia ketika diserang musuh.
3. Politik :
Sebagaimana diketahui Indonesia berada dalam proses transformasi kekuasaan saat ini, Malaysia benar-benar sedang mengetes 3 calon presiden kita bagaimana cara pandang mereka terhadap provokasi Malaysia di perairan blok Ambalat.
Sikap SBY pasti sudah mereka ketahui secara pasti dimana SBY tampak menghindari konfrontasi langsung dengan tetangga kita ini, walau nama nya orang kalau di cubit terus niscaya akan membalas, demikian pula dengan JK, sebagai orang Bugis yg memiliki pertalian darah tidak langsung dengan para raja/sultan di Malaysia tampak nya JK juga akan bersikap sama seperti SBY, sedangkan Mega kita semua juga sudah tahu "ulah" nya yg membuat Pulau Sipadan & Ligitan lepas dari pangkuan ibu pertiwi. mungkin menurut benak penulis hanya Prabowo yg bisa bereaksi keras terhadap Malaysia namun belum ada bukti nyata, semua masih retorika belaka.
Demikian sedikit banyak analisa yang bisa sy sampaikan, sebagai orang Indonesia sy percaya bahwa jika memang harus terjadi Konfrontasi yg menjurus perang dengan tetangga kita ini, sy yakin kita akan menang mengingat pengalaman kita dalam mengusir penjajah Belanda dan melimpah nya Sumber Daya Manusia di Negara ini akan bisa menjadi kekuatan yang menakjubkan.
GANYANG MALAYSIA
Terima Kasih
Hot Trik And Tips
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search This Blog
Labels
Link Partner
Blog Archive
-
▼
2009
(22)
- ► 11/29 - 12/06 (1)
- ► 10/18 - 10/25 (1)
- ► 06/14 - 06/21 (2)
-
▼
06/07 - 06/14
(18)
- Indonesia Beli Tanah Malaysia
- elum Selesai Urusan Malaysia, Timor Leste Ikut Bik...
- Nelayan Malaysia Curi Ikan, Kabur Lewat Ambalat
- Bond Girls
- Penyebab² Pemicu Terjadinya Perang Dunia Ke-III
- Sejarah Dunia
- Making Love
- Perahu jaman Fir'aun
- Pidato Pertama Sukarno
- Lagi, Kapal Perang Malaysia Memprovokasi
- Mengapa Malaysia Memprovokasi (lagi) Indonesia di ...
- Hati-hati Penipuan
- Malingsia bikin ulah
- Daftar Gaji 15 CEO Termahal
- indonesia bakal di serang 5 negara
- MALAYSIA TAKUT SAMA INDONESIA
- GOOGLE Earth pun mengakui Ambalat milik Indonesia
- Mengapa Wanita Menangis
RSS Feeds
File Under :
0 comments:
Post a Comment